PORAP 2018
Peraturan Pertandingan Bulu Tangkis

Peraturan Umum
  1. Peserta pertandingan adalah umat Paroki setempat
  2. Pemain adalah utusan dari Paroki setempat (tidak diperkenankan dari luar Paroki setempat); daftar nama pemain harus disertai PHOTO dan di tanda-tangan oleh  Pastor Paroki setempat dan diserahkan ke panitia paling lambat tgl 15 Juli 2018 dengan jumlah maximal 20 orang.
  3. Wasit, hakim garis dan pencatat skor adalah perwaakilan 10 Paroki yang bermain, yang jadwalnya akan diatur oleh panitia dengan cara bergantian
  4. Setiap Paroki wajib mengirimkan minimal 4 orang utk wasit, hakim garis dan pencatat score
  5. Masing masing Kontingen terdiri : 3 Ganda Putera ; 1 Ganda Puteri ; 1 Ganda Campuran
  6. Masing masing pemain membawa perlengkapan sendiri, memakai pakaian dan sepatu olah raga
  7. Pemain dan supporter dilarang mengucapkan kata ataupun melakukan tindakan bersifat provokatif. Koordinator paroki bertanggung jawab memastikan setiap pemain dan supporter menjaga ketertiban dan persaudaraan.
  8. Dalam hal terjadi keributan, (berkelahi) maka kedua Tim dinyatakan gugur dan tidak diperkenankan mengikuti pertandingan berikutnya.
  9. Pemain wajib mentaati peraturan yang dibuat panitia pelaksana.
Peraturan Khusus
  1. Sistem pertandingan menggunakan sistem 1/2 kompetisi dibagi dlm dua group (group A & B )
  2. Pemain Putera tidak boleh bermain 2 kali kecuali bermain di Ganda Campuran
  3. Pemain Puteri boleh bermain di ganda campuran
  4. Penentuan sisi lapangan dan servis pertama berdasarkan hasil undi, yang mendapat undi berhak memilih antara tempat dan servis pertama.
  5. Setiap tim diharapkan hadir 30 menit sebelum pertandingan. Jika ada suatu Tim tidak hadir sampai batas waktu dimulainya pertandingan, maka panitia pelaksana menunggu selama 15 (limabelas) menit dengan 3 kali pemanggilan ( 3 x 5 menit). Jika tidak hadir dan tidak ada konfirmasi selama masa toleransi maka dinyatakan WO untuk semua partai.
  6. Jika ada tim datang terlambat tetapi memberi konfirmasi akan dtg pada masa toleransi 15 menit pertama dan mengirim susunan pemain melalui WA maka pertandingan tetap akan berlanjut dengan catatan partai # 1 adalah WO. Untuk toleransi keterlambatan antara partai ke 2 dan selanjutnya adalah 10 menit, setelah lewat dari 10 menit akan di nyatakan WO.
  7. Wakil Team wajib mengisi susunan pemain dan menyerahkan kepada panitia pelaksana 20 menit sebelum pertandingan. Susunan pemain yang sudah diserahkan tidak dapat diganti setelah pertandingan partai # 1 di mulai.
  8. Nilai menang dalam suatu pertandingan = 1 ; nilai kalah = 0
  9. Team yang menang WO mendapat skore 5
  10. Team yang memperoleh nilai sama dalam penentuan peringkat di pool masing2 maka penentuan peringkat berdasarkan : 1. Selisih Skore ; 2.Jumlah Main ; 3. Head to Head
Petunjuk Teknis
  1. Pukulan servis pertama diawal pertandingan selalu dimulai dari bidang sisi kanan.
  2. Perhitungan nilai menggunakan reli poin dan pertandingan berakhir pada angka 42 (angka 21 pindah tempat), tidak ada duece/jus
  3. Posisi raket saat servis harus berada diantara pinggang dan dada dan shuttlecock tidak boleh dihentak kedepan, dan pemain lawan tidak boleh bergerak sebelum cock dipukul, kesalahan  pada posisi ini akan menambah poin buat lawan
  4. Kebutuhan time out, melihat kondisi pemain dan disahkan oleh wasit pertandingan
  5. Minimal saat point 11 di set # 1  dan point 32 di set # 2
  6. Suatu Poin dalam permainan apabila shuttlecock tidak dapat dikembalikan atau jatuh dalam bidang yang salah atau pemain melakukan kesalahan (fault)
  7. Suatu Let dalam permainan apabila kesalahan dilakukan tanpa disadari (mis.salah posisi pemain)
  8. Kebutuhan penggantian shuttlecock, melihat kondisi kerusakan shuttlecock dan disetujui wasit pertandingan.
  9. Partai 1 Ganda Putra, partai 2 Ganda Putri, partai 3 dan 4 Ganda Putra, partai 5 Ganda Campuran.
  10. Saat servis, bola menyentuh net dan menyeberang ke daerah lawan dianggap sah.
  11. Hal-hal lain yang belum diatur dalam peraturan ini akan ditentukan pada saat pertandingan berdasarkan peraturan yang berlaku sec.umum
  12. Keputusan wasit utama dapat membatalkan keputusan hakim garis.
  13. Keputusan wasit utama bersifat final dantidak dapat diganggu gugat