Kesempurnaan Taurat oleh Yesus

Kesempurnaan Taurat oleh Yesus

Kesempurnaan Taurat oleh Yesus
Mat 5:17-37

Ketika mendidik murid-murid Nya, Yesus mulai dengan apa yang menjadi kebiasaan mereka sebagai orang Yahudi. Yesus menegaskan bahwa Ia datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat melainkan untuk menggenapinya atau menyempurnakan. Keutamaan hidup yang bertumbuh dari kedalaman hati untuk mewujudkan belas kasih bukan sekali jadi, melainkan bersumber pada apa yang dibiasakan terus menerus yang akan menjadi habitus baru.

Sebab keutamaan yang tidak bersumber dari peraturan Allah akan gampang jatuh pada tindakan dan keputusan yang sangat subjektif. Mewujudkan keutamaan belas kasih yang sungguh muncul dan berkembang dari kedalaman hati pasti selalu bersumber dari sabda Allah. Sebab sabda Allah yang kita kunyah dan kita simpan dalam hati dan ketika ditanyakan dalam perbuatan itulah yang disebut kebijaksanaan ilahi. Yesus mengatakan bahwa itulah kesempurnaan Taurat ketika sabda menjadi sumber perbuatan.

“Allah, mampukan kami mewujudkan perintah-Mu dalam hidup sehari-hari. Amin”