Kamu adalah Garam Dunia

Kamu adalah Garam Dunia

Kamu adalah Garam Dunia (Mat 5:13-16)

“Kamu adalah garam dunia” merupakan ungkapan untuk mendorong para murid saat mengalami penderitaan dan kegalauan agar mereka harus tetap menjadi berkat bagi dunia. Para Nabi yang ada sebelum mereka adalah garam bagi tanah Kanaan, tetapi para rasul adalah garam bagi seluruh bumi, sebab mereka harus pergi ke seluruh dunia untuk memberitakan Injil.

Tampaknya mereka harus berkecil hati karena jumlah mereka begitu sedikit dan lemah. Apa yang mampu mereka lakukan di kawasan yang begitu luas seperti seluruh muka bumi ini? Tidak ada, jika mereka harus bekerja dengan menggunakan kekuatan senjata dan pedang semata. Dengan bekerja tanpa suara seperti garam, maka segenggam garam itu akan menyebar rasanya ke mana-mana menjangkau daerah yang luas, dan bekerja tanpa terasa dan tanpa penolakan sama seperti bekerjanya ragi.

Menjadi komunitas garam dan ragi persis zaman seperti dikatakan Yesaya 58:7-10, yaitu supaya Engkau memecah-mecahkan rotimu bagi orang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tidak memiliki rumah. Mewujudkan belas kasih meski sederhana sekalipun akan memberikan dampak yang luar biasa terlebih bagi mereka yang merasakan belas kasih itu.

Rasa kasih dan pengamalan dikasihi tidak akan pernah luntur. Inilah yang perlu kita kembangkan dalam kegembalaan Gereja khususnya zaman ini dimana belas kasih dan kepedulian semakin luntur. Doa, kesalehan, Ekaristi sangatlah penting, tetapi menjadi berartii kalau kita mampu menciptakan komunitas ekaristis; kerelaan dan siap untuk berbagi.