Peraturan Pertandingan Futsal

PERATURAN PERTANDINGAN FUTSAL

 

  1. PERATURAN PERTANDINGAN

    Peraturan pertandingan futsal pada Turnamen ini adalah peraturan khusus yang dibuat oleh panitia penyelenggara yang meliputi antara lain :

  2. Sistem Pertandingan :

Sistem pertandingan futsal pada Turnamen ini adalah menggunakan sistem grup.

 

  1. Waktu Pertandingan:

Lama waktu pertandingan 2×10 menit kotor, dengan waktu istirahat 5 menit. Untuk semifinal dan final 2×15 menit waktu kotor juga. Time out adalah 1x pada setiap babak oleh setiap team dengan waktu 1 menit.

 

 

  1.  PEMAIN DAN OFFICIAL
  2. Setiap tim harus membuat surat resmi dari setiap paroki untuk ke-sahan pemain, agar tidak terjadi kecurangan (pemain ilegal).

 

  1. Pemain yang didaftarkan maksimal 10 orang.

 

  1. Pemain yang didaftarkan dalam line up adalah 10 orang.

 

  1. Official Team terdiri dari 2 orang, yang terdiri dari pelatih dan asisten pelatih.

 

  1. Selain 10 pemain dan 2 official pada setiap team, tidak diperkenankan untuk berada dibangku pemain cadangan.

 

 

 

  1. Pemain yang boleh mengikutin turnamen ini adalah pemain yang sah dari paroki yang ada di Keuskupan Bogor dan maksimal berumur 25 Tahun.

     

  1. Pemain yang diijinkan bertanding adalah pemain yang namanya telah diserahkan kepada panitia pertandingan (inspektur pertandingan).

 

 

  1. ATURAN PENGUSIRAN (Rule Of Expulsion)
  2. Pemain yang diusir keluar lapangan (dikeluarkan) tidak diperkenankan bermain dalam sisa waktu pertandingan bahkan tidak diperkenankan duduk dibangku pemain cadangan (team bench).

 

  1. Team yang pemainnya diusir keluar lapangan (dikeluarkan) dapat memasukkan pemain pengganti setelah lewatnya waktu 2 menit sejak pengusiran atau lawan menciptakan gol ke gawang team yang pemainnya dikeluarkan yang mana terjadi gol lebih dulu.

 

  1. Pemain pengganti tidak dapat masuk kecuali pada saat bola keluar (bola mati) dan telah mendapat ijin dari wasit.

 

 

  1. SANKSI-SANKSI

Kartu Kuning Dan Merah                                                 

  1.   Akumulasi kartu kuning berlaku pada turnamen ini.
  2. Pemain yang memperoleh kartu merah dari 2 kartu kuning pada saat pertandingan yang sama, tidak diperbolehkan bermain satu kali pada pertandingan berikutnya.
  3.    Pemain yang memperoleh kartu merah langsung pada saat pertandingan yang sama, tidak diperbolehkan bermain dua kali pada pertandingan berikutnya.


Peserta yang menyalahi aturan akan didiskualifikasi

    

  1. PERATURAN TAMBAHAN
  2. Team yang akan bertanding diharuskan datang 20 menit sebelum pertandingan dimulai.
  3. 10 menit sebelum pertandingan kedua tim untuk mengambil line up
  4. Apabila tim yang akan bertanding tidak datang sampai jadwal pertandingan sudah tiba, maka akan diberi toleransi waktu 5 menit. Dan apabila tidak datang juga maka Team tersebut di diskualifikasikan dan lawan dinyatakan menang Walk Out (WO).
  5. Pemain tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan apapun yang dapat membahayakan dirinya atau pemain lain pada saat pertandingan berlangsung dan tidak boleh berkuku panj
  6. Jika sudah melaksanakan pertandingan, seluruh peserta team tidak diperbolehkan mengganti pemain yang sudah terdaftar dengan pemain lain.
  7. Team yang tidak menjunjung tinggi sportifitas, akan di diskualifikasikan, diantaranya :
  • Memainkan pemain yang tidak terdaftar dalam daftar pemain yang sudah diterima oleh panitia, atau pemain yang tidak berstatus sebagai umat di paroki tersebut.
  • Keributan dan kekacauan yang terjadi (baik antar pemain maupun antar supporter) dari salah satu team, sehingga menyebabkan terhentinya pertandingan.
  • Keributan dan kekacauan yang terjadi antar pemain, suporter dan official secara otomatis akan menjadi tanggung jawab club yang bersangkutan.

 

  1. PROTES
    Apabila Peserta/Team mengajukan protes, maka protes dilakukan setelah selesainya pertandingan dengan biaya Rp. 100.000 (Seratus Ribu Rupiah).Bila peserta/team atau suporter menyebabkan keributan maka tim tersebut aka didiskualifikasi dan membayar denda sebesar Rp 1.000.000,00

 

 

 

 

 

  1. TATA TERTIB

–   Semua peserta dimohon Hadir 15 menit sebelum acara pembukaan dimulai dan jika ada tim peserta yang tidak hadir saat pembukaan, maka tim tersebut akan diberikan second penalty untuk lawannya.

–   Peserta yang dipanggil (pada waktu lomba)sampai 3x dan tidak hadir maka dinyatakan gugur.

–   Peserta wajib menjaga ketenangan dan ketertiban selama lomba berlangsung.

–   Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

  • Seragam
  1. Peserta wajib menggunakan kaos tim seragam lengkap dengan nomor punggung
  2. Peserta wajib mengenakan celana pendek seragam
  3. Peserta wajib memakai kaoskaki panjang
  4. Peserta wajib menggunakan sepatu olahraga (khusus futsal) dan menggunakan pelindung kaki

 

  1. Peraturan yang sering pemain tidak paham.

Pada saat corner kick, pemain bertahan lawan boleh bertahan diluar area circle bukan didalam area circle.

Persoalan Backpass, jika bola sudah melewati garis tengah dan sudah menyentuh pemain lawan lalu direbut kembali dan di passing kembali ke kiper maka dianggap tidak backpass dan sebaliknya.

 

Continue Reading

Peraturan Pertandingan Volly

 

PERATURAN PERTANDINGAN BOLA VOLI

 

1 Team / Pemain berpakaian olahraga dan benomor punggung
2 System Rally Point
3 Memakain system Two Winning Set di babak penyishian da Three Winning Set di Babak
Semi Final dan Final
4 Paling lambat 15 menit dari jadwal main, apabila Team tidak hadir maka akan di kenakan
sanksi WO
5 Peraturan yang sifatnya teknis di lapangan, maka wasit yang akan menentukan
ke Absahannya
6 Peraturan yang belum tercantum akan di jelaskan oleh wasit dan peraturan ini bersifat umum
Continue Reading

Peraturan Pertandingan Tenis Meja

PERATURAN PERTANDINGAN TENIS MEJA

 

1 Bola yang akan di pakai berwarna putih bintang *** 40mm + Brand Palio
2 Team / Pemain harap memakai pakaian olahraga Bukan Warna Putih
3 Raket /Bet Di larang : Bintik Proses, Bintik Super Blok, Karet Mati
4 Service bola harus terbuka dan lambungkan vertikal minimal 16cm, apabila tidak
di lambungkan dan berulang-ulang, maka wasit akan memperingkatkan dan
bertambah point untuk lawan
5 Pada saat service dan bola mengenai net dan jatuh di posisi yang benar, maka service
di ulang
6 Pada saat service, bola di lambungkan dan tidak mengenai BET, point buat lawan
7 Bola pertama di tentukan oleh undian saat akan di mulai pertandingan, dan sifatnya tetap
8 Service Set 1 ( A ) dan yang menerima bola service ( B ) dan sebaliknya Set ke 2 yang
service ( B ) yang menerima bola Service ( A ) dst.
9 Pada saat set ke 5, pindah tempat di point 5 dan bagi lawan yang menerima bola service
berganti temannya yang menerima
10 Bet mengenai meja dan tidak di sengaja, maka permainan tetap berlangsung
11 Anggota badan mengenai meja yang tidak di sengaja, maka permainan tetap berlangsung
12 Bola keluar dan tidak memantul di meja dan di tangkap tangan,  maka permainan tetap berlangsung
13 Pemain Putra boleh ikut di pertandungan ganda campuran sebayak 1 x
14 Peraturan yang belum tercantum akan di jelaskan oleh wasit dan peraturan ini bersifat umum
Continue Reading

Peraturan pertandingan Bulutangkis

PERATURAN PERTANDINGAN BULUTANGKIS

 

Peraturan Umum 1 Peserta pertandingan adalah umat Paroki setempat
2 Pemain adalah utusan  dari Paroki setempat (tidak diperkenankan dari luar Paroki setempat); daftar nama pemain harus disertai PHOTO dan di tanda-tangan oleh  Pastor Paroki setempat dan diserahkan ke panitia paling lambat tgl 15Juli 2018 dengan jumlah maximal 20 orang.
3a Wasit, hakim garis dan pencatat skor adalah perwaakilan 10 Paroki yang bermain, yang jadwalnya akan diatur oleh panitia dengan cara bergantian
3b Setiap Paroki wajib mengirimkan minimal 4 orang utk wasit, hakim garis dan pencatat score
4 Masing masing Kontingen terdiri : 3 Ganda Putera ; 1 Ganda Puteri ; 1 Ganda Campuran
5 Masing masing pemain membawa perlengkapan sendiri, memakai pakaian dan sepatu olah raga
6 Pemain dan supporter dilarang mengucapkan kata ataupun melakukan tindakan bersifat provokatif. Koordinator paroki bertanggung jawab memastikan setiap pemain dan supporter menjaga ketertiban dan persaudaraan.
7 Dalam hal terjadi keributan, (berkelahi) maka kedua Tim dinyatakan gugur dan tidak diperkenankan mengikuti pertandingan berikutnya.
8 Pemain wajib mentaati peraturan yang dibuat panitia pelaksana.
Peraturan Khusus 1 Sistem pertandingan menggunakan sistem  1/2 kompetisi dibagi dlm dua group (group A & B )
2 Pemain Putera tidak boleh bermain 2 kali kecuali bermain di Ganda Campuran
3 Pemain Puteri boleh bermain  di ganda campuran
4 Penentuan sisi lapangan dan servis pertama berdasarkan hasil undi, yang mendapat undi berhak memilih antara tempat dan servis pertama.
5a Setiap tim diharapkan hadir 30 menit sebelum pertandingan. Jika ada suatu Tim tidak hadir sampai batas waktu dimulainya pertandingan, maka panitia pelaksana menunggu selama 15 (limabelas) menit dengan 3 kali pemanggilan ( 3 x 5 menit). Jika tidak hadir dan tidak ada konfirmasi selama masa toleransi maka dinyatakan WO untuk semua partai.
5b Jika ada tim datang terlambat tetapi memberi konfirmasi akan dtg pada masa toleransi 15 menit pertama dan mengirim susunan pemain melalui WA maka pertandingan tetap akan berlanjut dengan catatan partai # 1 adalah WO. Untuk toleransi keterlambatan antara partai ke 2 dan selanjutnya adalah 10 menit, setelah lewat dari 10 menit akan di nyatakan WO.
6 Wakil Team wajib mengisi susunan pemain dan menyerahkan kepada panitia pelaksana 20 menit sebelum pertandingan. Susunan pemain yang sudah diserahkan tidak dapat diganti  setelah pertandingan partai # 1 di mulai.
7 Nilai menang dalam suatu pertandingan = 1 ; nilai kalah = 0
8 Team yang menang WO mendapat skore 5
9 Team yang memperoleh nilai sama dalam penentuan peringkat di pool masing2 maka penentuan peringkat berdasarkan : 1. Selisih Skore ; 2.Jumlah Main ; 3. Head to Head
Petunjuk Teknis 1 Pukulan servis pertama diawal pertandingan selalu dimulai dari bidang sisi kanan.
2 Perhitungan nilai menggunakan reli poin  dan pertandingan berakhir pada angka 42 (angka 21 pindah tempat), tidak ada duece/jus
3 Posisi raket saat servis harus berada diantara pinggang dan dada dan shuttlecock tidak  boleh dihentak kedepan, dan pemain lawan tidak boleh bergerak sebelum cock dipukul, kesalahan  pada posisi ini akan menambah poin buat lawan
4a Kebutuhan time out, melihat kondisi pemain dan disahkan oleh wasit pertandingan
4b Minimal saat point 11 di set # 1  dan point 32 di set # 2
5 Suatu Poin dalam permainan apabila shuttlecock tidak dapat dikembalikan atau jatuh dalam bidang yang salah atau pemain melakukan kesalahan (fault)
6 Suatu Let dalam permainan apabila kesalahan dilakukan tanpa disadari (mis.salah posisi pemain)
7 Kebutuhan penggantian shuttlecock, melihat kondisi kerusakan shuttlecock dan disetujui wasit pertandingan.
8 Partai 1 Ganda Putra, partai 2 Ganda Putri, partai 3 dan 4 Ganda Putra, partai 5 Ganda Campuran.
9 Saat servis,  bola menyentuh net dan menyeberang ke daerah lawan dianggap sah.
10 Hal-hal lain yang belum diatur dalam peraturan ini akan ditentukan pada saat pertandingan berdasarkan peraturan yang berlaku sec.umum
11a. Keputusan wasit utama dapat membatalkan keputusan hakim garis.
11b. Keputusan wasit utama bersifat final dantidak dapat diganggu gugat

 

 

Continue Reading

Informasi PORAP 2018

Persaudaraan Olah Raga Antar Paroki ( PORAP) se Dekenat Tengah Keuskupan Bogor, dilaksanakan setiap Tahun. Tahun 2018 ini adalah pelaksanaan yang ke dua ( ke 2 ), dan sebagai tuan rumah pelaksana adalah Paroki Keluarga Kudus Cibinong.

PORAP adalah suatau kegiatan Pertandingan Olah Raga antar Paroki se Dekenat Tengah , yang tujuannya adalah untuk lebih mengakrabakan umat , sesama Katolik khususnya di Dekenat Tengah. Tujuan utma bukan untuk mencari menang, tetapi untuk meningkatkan persaudaraan antar umat, dengan melalui pertandingan olah raga, dengan memperebutkan Piala Bergilir dari Bapa Uskup Bogor.

Pada awalnya, kegiatan ini di prakarsai oleh Paroki Santa Maria Fatima Sentul City, pada Tahun 2017, dalam rangka menyambut ulang Tahun  ke 10 paroki Maria Fatima Sentul, dengan diikuti 9 Paroki se Dekenat Tengah, yaitu Paroki Katedral Bogor, Paroki Fransiskus Asisi Sukasari, Paroki Parung, Paroki Semplak, Paroki Megamendung, Paroki Ciluar, Paroki Kota Wisata, Paroki Cibinong, dan tuan rumah Paroki Sentul. Cabang olah raga yang dipertandingkan yaitu Bultangkis Beregu, Bola Volly, dan Tenis Meja Beregu . Pada PORAP Tahun 2017, Paroki Keluarga Kudus keluar sebagai Juara Umum, dan berhasil membawa Piala Bergilir Bapa Uskup ke Paroki Cibinong.

Pada PORAP Tahun 2017, Paroki Keluarga Kudus keluar sebagai Juara Umum, dan berhasil membawa Piala Bergilir Bapa Uskup ke Paroki Cibinong.

Untuk Kegitaan Porap Tahun 2018 ini, Paroki Cibinong sebagai tuan rumah dan Panitia Pelaksana sudah mempersiapkan kegiatan ini, dan akan mengadakan pertandingan cabang olah raga Bola Volly Putra dan Putri, Tenis Meja Beregu,  Bulu tangkis beregu, dan Futsal khusus untuk OMK Putra.  Panitia menambah cabang olah raga Futssl untuk OMK, karena ingin agar OMK bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini yang tentunya lebih meningkatkan persaudaraan antar OMK se Dekenat Tengah. Peserta PORAP Tahun 2018 di ikuti 10 Peserta, yaitu Paroki Katedral Bogor, Paroki Fransiskus Asisi Sukasari, Paroki Parung, Paroki Semplak, Paroki Megamendung, Paroki Ciluar, Paroki Kota Wisata, Paroki Sentul , Paroki Mahasiswa dan Paroki Cibinong sebagai tuan rumah.

Kepanitian PORAP di Cibinong ini, sebagian besar panitianya juga dari OMK,  karena OMK harus sanggup untuk mulai memimpin dan bertanggung jawab dalam suatu kegiatan, Semoga kami sebagai Panitia Pelaksana sekaligus tuan rumah PORAP, bisa melaksanakan kegiatan ini dengan baik, dan kami mohon dukungan dan bantuan dari semua pihak, baik pemikiran, kerja sama dan dukungan dana.

Akhir kata, kami haturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk suksesnya acara ini.

  1. NAMA KEGIATAN

Persaudaraan Olah Raga Antar Paroki  ( PORAP ) se Dekenat Tengah, Keuskupan Bogor.

 

  1. TUJUAN

Tujuan dari Kegiatan ini adalah meningkatkan persaudaraan antar umat Katolik se Dekenat Tengah pada khususnya, dan umat Katolik se Keuskupan Bogor, serta bisa menjadi ajang silahturahmi antar umat dengan  mengunjungi paroki – paroki yang ada di Dekenat Tengah.

 

  1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN :

Hari                 : Setiap hari Minggu

Tanggal         : 5 Agustus 2018 s/d 26 Agustus 2018

Waktu             : 09.00 – 15.00

Tempat           : Paroki Keluarga Kudus Cibinong

Jl. Raya Tapos No. 31 Cibinong ( Telp 021-8753404 )

 

  1. PESERTA :

Paroki – paroki se Dekenat Tengah Keuskupan Bogor dan Paroki Mahasiswa Keuskupan Bogor.

 

  1. ACARA
  • Pertandingan Olah Raga antar Paroki
  • Hiburan dan Ramah Tamah
  • Jadwal Pertandingan dan Run Down Acara terlampir dalam Proposal ini
Continue Reading
Penerimaan Sakramen Krisma
Penerimaan Sakramen Krisma PKKC

Penerimaan Sakramen Krisma

Penerimaan Sakramen Krisma

“Allah ingin kita berbuah, tapi Allah juga butuh penggarap-penggarap kebun anggurNya”, itulah tema utama yang disampaikan oleh Bpk. Uskup Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM dalam misa penerimaan Sakramen Krisma bagi 508 orang pesertanya, hari minggu 8 oktober 2017. Pesan ini tentu tidak hanya ditujukan kepada para wiswan Sakramen Krisma saja tetapi juga bagi kita semua bahwa  Allah membutuhkan kita untuk menjadi pelayan-pelayan yang setia, pelayan-pelayan yang tangguh dan bangga akan iman kepada Tuhan. Untuk menjadi penggarap yang baik maka dibutuhkan proses, kesediaan dan kerelaan , yang terus menerus kita kembangkan dalam kehidupan kita agar semangat pengurapan minyak krisma selalu menjadi kekuatan dalam setiap pelayanan kita.

Bagi para wiswan Sakramen Krisma, Sakramen Krisma merupakan tanda kedewasaan iman seseorang. Penerimaan sakramen Krisma melengkapi rahmat pembaptisan, dan menyempurnakan inisiasi. Melalui sakramen Krisma, seseorang diikat secara kebih kuat dan sempurna dengan Gereja serta diperkaya dengan daya kekutan Roh Kudus. Konsekuensi dari sakramen Krisma adalah tanggung jawab iman dan semakin wajib untuk menyebarluaskan dan membela iman sebagai saksi Kristus. Dalam Sakramen Krisma juga ada Pengurapan dengan minyak Krisma yang berarti kita yang sudah menerima Krisma dikuduskan, dikhususkan, dan menerima Kuasa untuk melakukan tugas perutusan kita sebagai umat beriman. Dengan menerima Sakramen Krisma, kita menerima Roh Kudus yang merupakan meterai, Tanda bahwa kita ini milik Allah.

Lewat perumpamaan tentang kebun anggur dan penggarapnya, Tuhan menginginkan kita menjadi penggarap yang baik, Tuhan mengutus RohNya agar kita diberi kekuatan / peneguhan untuk; menolak setan / tidak melakukan perbuatan yang tidak baik, percaya kepada Tuhan, harus punya pegangan hidup kepada gereja katolik, dan harus mengakui iman katolik dan harus bangga menjadi orang katolik.

Dan kita patut bersyukur kepada Tuhan bahwa para wiswan Sakramen Krisma kali ini ternyata didominasi oleh kaum muda, semoga anda semua sungguh menghayati peneguhan ini agar semakin berani ambil bagian menjadi penggarap-penggarap kebun anggur Tuhan. Angka 508 terlalu kecil jika dibandingkan dengan jumlah umat, tapi anda harus bangga menjadi pilihan Allah, dan anda semua telah diurapi supaya berjuang dalam hidup menjadi serupa dengan Kristus dalam mencintai Tuhan dan mengasihi sesama.

Pesan terakhir yang disampaikan bapak Uskup Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM adalah marilah kita menjadi orang katolik yang kuat, yang setia dalam melayani Tuhan, setia dalam mewartakan kabar suka cita Tuhan.

Selamat kepada 508 wiswan Sakramen Krisma, semoga warna putih yang menghiasi gereja menjadi simbol bahwa anda semua telah siap dan menjadi manusia baru, untuk menjadi penggarap-penggarap kebun anggur Tuhan  yang setia.

Continue Reading
Kisah Bukit Salib
bukit salib

Kisah Bukit Salib

Kisah Bukit Salib

 

bukit salib

Bukit Salib adalah sebuah situs ziarah yang berada sekitar 12 km di sebelah Utara Kota Šiauliai, di Lithuania Utara. Permulaannya tidak diketahui dengan pasti, tetapi dianggap bahwa salib-salib pertama ditempatkan pada bekas Bukit Benteng Jurgaičiai atau Domantai setelah Perlawanan tahun 1831 Selama berabad-abad, tidak hanya salib-salib biasa, namun juga salib-salib raksasa, patung-patung kayu dari para pahlawan Lithuania, patung-patung Perawan Maria dan ribuan patung mini dan rosario diletakkan di tempat itu oleh para peziarah Katolik. Jumlah salib-salib yang ada tidaklah diketahui, namun diperkirakan berjumlah sekitar 100,000 batang.

Dikutip dari BBC Travel, sekitar 11 km di luar kota Siauliai di utara Lithuania, nampak bukit yang penuh salib. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 100.000 salib!

Dentingan kalung rosario yang tertiup angin seakan menciptakan nuansa tersendiri. Terkenal dengan nama Hill of Crosses ada banyak versi tentang sejarah tempat ini.

“Menurut cerita rakyat, dulu pernah ada sebuah gereja di tempat bukit itu berdiri. Saat badai besar datang, petir menyambar dan mengubur habis gereja tersebut bersama dengan seluruh jamaah yang berada didalamnya. Penduduk setempat percaya, sampai saat ini masih bisa merasakan roh pendeta yang gentayangan di kaki bukit saat matahari terbit. Namun seiring berjalannya waktu, itu seolah menjadi cerita rakyat belaka,” lanjutnya.

Versi lainnya pada tahun 1348, terdapat sebuah kastil kayu yang ditinggali oleh kumpulan warga Samogitian. Namun naas, kastil tersebut kemudian dihancurkan oleh seorang pendeta-tentara dari Jerman. Dari situ, banyak yang percaya bahwa orang- orang Samogitian yang selamat mengubur kawanan mereka di bukit tersebut.

Dari banyaknya cerita yang beredar, cerita mengenai seorang anak yang sembuh karena ayahnya menancapkan salib di bukit tersebut adalah yang paling terkenal. Keajaiban inilah yang menjadi daya tarik wisatawan. Pelancong dari seluruh dunia berbondong-bondong datang ke Bukit Salib untuk berdoa dan menaruh harapan mereka pada sebuah salib yang ditancapkan di bukit tersebut. Mereka berharap segala doa dan permintaan mereka akan terkabul.

Namun tidak semua salib yang ditancapkan merupakan harapan dan doa. Adapula yang merupakan simbol duka dan kenangan pada aksi pemberontakan terhadap Uni Soviet di abad ke-19. Dalam usahanya membasmi Kristiani di blok timur, Uni Soviet menghancurkan dan membakar seluruh kayu salib yang ada di bukit.

Selain itu, mereka juga memindai seluruh logam dan batu untuk konstruksi. Bagi yang berani membawa salib ke bukit tersebut akan didenda dan dipenjarakan. Namun anehnya, salib yang berada di atas gundukan bukit terus bertambah di tengah malam. Hal ini dipercaya terjadi sebagai aksi pemberontakan dari penindasan terhadap kaum religi. Sekarang, setelah lebih dari seperempat abad dari kejatuhan Uni Soviet, salib di bukit tersebut masih kokoh berdiri.

“Untuk sebagian orang, Bukit Salib merupakan tempat untuk merenung dan berdoa. Sedangkan yang lain merasa bahwa Bukit Salib merupakan simbol dari penolakan dan perlawanan di masa kelam. Sisanya merasa, Bukit Salib sebagai tempat ‘pelarian’ dari rutinitas yang membosankan.

Selama berabad-abad, tempat ini telah menjadi simbol kesinambungan iman Katolik Rakyat Lithuania melewati berbagai tantangan yang harus dihadapinya sepanjang sejarah. Setelah Persemakmuran Polandia-Lithuania pecah pada tahun 1795, Lithuania menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia. Rakyat Polandia dan Lithuania bangkit menentang penguasa Rusia dalam Perlawanan November 1831 dan Perlawanan Januari 1863, namun gagal. Kedua gerakan perlawanan itu berhubungan dengan permulaan Bukit Salib: karena sanak-famili dari para pejuang yang gugur, yang tidak dapat menemukan jenazah anggota keluarga mereka, mulai menempatkan salib-salib simbolik di sebuah bukit bekas tempat pertahanan. Tatkala struktur politik lama dari Eropa Timur runtuh pada tahun 1918, Lithuania sekali lagi memproklamasikan kemerdekaannya. Selama waktu itu, Bukit Salib digunakan oleh Rakyat Lithuania sebagai tempat untuk berdoa bagi perdamaian, bagi tanah air mereka, bagi orang-orang terkasih yang telah hilang dari mereka selama Perang Kemerdekaan Lithuania.

Pada tanggal 7 September 1993, Paus Yohanes Paulus II mengunjungi Bukit Salib, dan menyatakan situs itu sebagai tempat bagi harapan, damai, kasih, dan pengorbanan. Pada tahun 2000, sebuah biara Pertapaan Fransiskan dibuka di dekat situ. Dekorasi interiornya dihubungkan dengan La Verna, gunung tempat St. Fransiskus menerima stigmata. Bukit itu tetap tidak berpemilik; oleh karenanya orang-orang bebas untuk menegakkan salib-salib di mana saja sesuka hati.

bukit salib
Continue Reading
Facta tentang PKKC
Gereja Paroki Keluarga Kudus Cibinong

Facta tentang PKKC

 

Tahukah Kamu?

oleh: Dionisia A.Carola & Marta Silvia

  1. PKKC merupakan salah satu paroki terbesar di Keuskupan Bogor. Tahukah kamu,bagaimana awal berdirinya gereja katolik PKKC hingga berdiri kokoh saat ini?

Paroki keluarga kudus cibinong terbentuk sebagai Gereja perdana, Gereja”Keluarga Kudus” pada awal mulanya merupakan bagian reksa Pastoran Paroki Katedral Bogor. Kira-kira tahun 1956 Pastor A Leunissen, OFM. Conv. mulai merintis karya pastoran di Cibinong dibantu oleh beberapa tenaga katekis yang antara lain Ibu Thion Hwat Nio. Pada tanggal 30 September 1958, untuk pertama kalinya Pastor A. Leunissen, OFM. Conv. membaptis pasangan suami-istri dari Cibinong, yaitu Yoseph Tan Tek Kim dan Maria Thio Sun Nio berikut putranya Antonius Tan Tjoan Gie. Setelah keluarga tersebut dibaptis, rumah tinggalnya mulai digunakan untuk Perayaan Ekaristi pada saat saat tertentu.

  1. PKKC telah berdiri kurang lebih 43 tahun yang lalu dan telah beberapa kali berganti kepemimpinan. Tahukah kamu siapa sajakah Pastor yang pernah memimpin PKKC?

Dari awal lahirnya Paroki Keluarga Kudus Cibinong sampai saat ini sudah ada 9 Pastor Paroki yang pernah bertugas di Cibinong.

Berikut Nama-Nama Pastor tersebut.

  1. Romo GWJ Rujs.OFM, pernah melayani dari tahun 1975-1979 beliau adalah Romo pertama.
  2. Romo B.Sudjarwo,Pr, b beliau melayani dari tahun 1979-1983.
  3. Romo EJ Rijper.OFM, beliau melayani daritahun 1983-1984.
  4. Romo Diaz Viera,SVD, beliau melayani daritahun 1984-1991.
  5. Romo Franz Larry,Pr, beliau melayani dari tahun1991-1995.
  6. Romo Y.Hardono,Pr, beliau melayani dari tahun1995-1999.
  7. Romo A.Adi Indiantono, beliau melayani daritahun 1999-2000.
  8. Romo M.Suharsono,Pr, beliau melayani daritahun 2000-2017.
  9. Romo Agustinus Suyatno, Pr, yang melayani dari tahun 2017- sekarang. (Sejarah PerjalananParoki Keluarga Kudus Cibinong, 2013:52).

 

  1. Tahukah Kamu bahwa Paroki Keluarga Kudus Cibinong mendapatkan sebuah gelar yang sangat istimewa, yaitu “Stasi yang melahirkan banyak Stasi”? Apa maksudnya?

 Sebelum berdiri menjadi sebuah Paroki, PKKC merupaka sebuah stasi yang bernama Stasi  St. Philipus. Seiring berjalannya waktu, karena semakin bertambahnya umat dan jarak yang harus ditempuh umat, maka lahirlah beberapa stasi hasil pemekaran dari PKKC:

  • Stasi Santo Vincentius Gunung Putri (kini telah memiliki tanah seluas 1000 M2, yanghingga kini masih dalam proses perijinan pembangunan Gereja)
  • Stasi Santo Andreas Ciluar (Tahun 1998 ini telah membeli tanah seluas 1000 M2 yang akan digunakan untuk Gereja, dan 485 M2 untuk  pembangunan sekolah TK Mardi Yuana)
  • Stasi Santo Simon Citeureup
  • Stasi Santo Yohanes Berchman Cileungsi
  • Stasi Santo Arnoldus Jonggol (memiliki tanah seluas 1200 M2),
  • Stasi Santo Matheus Depok II Tengah (sejak Januari 1997 menjadi stasi yang otonom),
  • Stasi Santo Thomas Kelapa Dua (kini sudah menjadi Paroki sejak tanggal 23 Maret 1991),
  • Stasi Santo Markus Depok II Timur (kini sudah menjadi Paroki sejak 20 November 1994). (Sejarah Perjalanan Paroki Keluarga Kudus Cibinong, 2013:73)
  1. Dari sekian banyak orang yang telah dibaptis di PKKC, tahukan kamu siapakah orang yang pertama kali dibaptis di PKKC? Atau bisa saja mungkin Anda mengenalnya.

Orang yang pertama kali tercatat dalam  Buku Baptis Paroki dengan Nomor Buku Baptis  Reg. 1/Fol/No. 1 dan dicatat pada tanggal 9 Juli  1975 adalah Saudari Elizabeth Yunita Susiani,  puteri dari Bapak FX Suwarno dan Ibu Bernadetha  Siwi Muwarni. (Sejarah Perjalanan Paroki Keluarga Kudus Cibinong, 2013:47).

 

  1. PKKC merupakan gereja yang sangat luas, tahukah kamu berapa luas PKKC yang sebenarnya? Berapakah jumlah umat yang dapat ditampung dalam satu kali misa?

 

Paroki memiliki tanah untuk relokasi gereja  dan pembangunan sarana pra-sarana pastoral lainnya seluas : 10.000 m2 dengan rincian : Tanah pemelihan dari Bapak.Teddy seluas 6.400 M2. Tanah hibah dari Ibu Lenny seluas 3.600 M2. Dalam satu kali misa, PKKC dapat menampung umat sebanyak 3.000 umat. (Sejarah Perjalanan Paroki Keluarga Kudus Cibinong, 2013:90)

 

  1. Tahukah kamu Altar kita terbuat dari apa?

 Altar yang berada di tengah bangunan Paroki Keluarga Kudus Cibinong dirancang oleh Bapak Octavianus Marti Nangoy terbuat dari batu Brazilian White dengan panjang 4,11 m dan  tinggi 1,01 m. Pak Ovi mengatakan bahwa adafilosofi tersendiri dari angka 1 yang terdapat padapanjang dan tinggi altar yang berarti sebuah harapan atas kelanjutan karena setelah angka satu akan terdapat angka 2 dan setrusnya. Namun apabila angka-angka tersebut diakhiri dengan angka 0, angka 0 sendiri biasanya identik dengan akhir. Di depan altar juga terdapat relief perjamuan kudus yang diukir selama setahun di Kediri. (Bapak Octavianus Marti Nangoy).

 

  1. Tahukah kamu Relikui yang terdapat di PKKC?

 

Relikui yang terdapat di balik altar PKKC merupakan relikui dari St. Antonius dari Padua. Relikui tersebut berasal dari Vatikan yang kemudian diberikan oleh Bapak Uskup kepada gereja. Relikui tersebut merupakan sepotong kain linen yang dengan hormat telah disentuhkan pada lidah terberkati St. Antonius dari Padua yang tidak hancur karena membusuk setelah lebih dari 700 tahun meninggal. (Romo Alfonsus Sombolinggi, Pr).

  1. Pernahkah kamu perhatikan dengan seksama Patung disekelilingi PKKC?

 

Patung-patung tersebut seharusnya merupakan patung kedua belas rasul, namun rasul Yakobus anak Alfeus dan Tadeus digantikan oleh pengarang injil yaitu St. Markus dan St. Lukas, sedangkan Yudas Iskariot yang seharusnya digantikan oleh St. Matias, namundi PKKC patungnya diganti menjadi patung St.Paulus sebagai nama pelindung Sekolah Tinggi Seminari Keuskupan Bogor yaitu Seminari Tinggi Petrus – Paulus.

 

  1. Tahukah kamu apakah sebenarnya bentuk bangunan PKKC? Dan mengapa demikian?

Rancangan bangunan PKKC diajukan oleh seorang arsitek perempuan profesional yaitu PT Andal dan disetujui oleh Bapak Uskup pada tanggal 8 Oktober 2004. Bangunan PKKC berbentuk seperti burung yang melambangkan roh kudus agar gereja kita senantiasa dilindungi oleh roh kudus. (Sejarah Perjalanan Paroki Keluarga Kudus Cibinong, 2013:98).

semoga bermanfaat

Continue Reading
Shooting Kisah Kebangkitan dan Kenaikan Tuhan Yesus
Shooting Kisah Kebangkitan dan Kenaikan Tuhan Yesus

Shooting Kisah Kebangkitan dan Kenaikan Tuhan Yesus

 

Tanggal 6 Mei 2018 di sekitar gereja paroki keluarga kudus cibinong telah dilaksanakan sehooting film tentang kisah kebangkitan dan kenaikan Tuhan Yesus ke Surga diproduksi oleh Komsos PKKC bekerja sama dengan TVRI. Naskah ditulis oleh Gloria dan di sutradarai oleh Garry Hantono. pelaksanaan shooting film kali ini sangat berkesan karena didukung oleh anak muda yang bertalenta serta support yang luar biasa dari Para Romo< anggota dewan paroki serta umat. Mari saksikan kisah selengkapnya dalam acara Mimbar Agama Katolik di TVRI tanggal 14 Mei jam 08.30.

Continue Reading

End of content

No more pages to load